Senin, 25 Mei 2026

Pentas PAI SMP Kabupaten Tasikmalaya 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Spiritualitas Generasi Muda

 


Tasikmalaya, Senin, 25 Mei 2026, telah dilaksanakan pembukaan sekaligus pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 yang bertempat di SMPN 1 Karangnunggal. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik tingkat SMP di Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si. beserta jajarannya, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) H. Subhan Halili, S,E. beserta jajaran Seksi PAIS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua MKKS SMP Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Kepala SMPN 1 Karangnunggal, para pengawas PAI, Ketua MGMP PAI Kabupaten Tasikmalaya, kepala sekolah SMP se-Kabupaten Tasikmalaya, Ketua MKKS Wilayah Karangnunggal, Camat Karangnunggal, panitia, dewan hakim, guru pembimbing, serta para peserta Pentas PAI.

Peserta Pentas PAI SMP Tahun 2026 merupakan hasil seleksi dari tujuh wilayah di Kabupaten Tasikmalaya dengan mengambil tiga peserta terbaik dari masing-masing wilayah untuk setiap mata lomba. Secara keseluruhan kegiatan ini diikuti oleh 254 siswa dari 168 SMP se-Kabupaten Tasikmalaya.

Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya MTQ Putra dan Putri, Pidato Putra dan Putri, Lomba Cerdas Cermat (LCC), Tahfidz Putra dan Putri, Kaligrafi Putra dan Putri, serta Olimpiade PAI. Pelaksanaan kegiatan juga semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas dari para siswa.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan bahwa Pentas PAI merupakan salah satu upaya dalam menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya bertujuan membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga harus mampu membangun kecerdasan spiritual dan emosional yang seimbang.

Beliau menjelaskan bahwa Pentas PAI menjadi sarana bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan minat dalam bidang keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam serta membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentengi generasi muda dari berbagai tantangan negatif di era digital, khususnya dampak penyalahgunaan internet yang semakin mudah diakses.

Dalam arahannya, beliau juga menekankan pentingnya menanamkan nilai muroqobatullah, yakni kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia. Nilai tersebut dinilai penting untuk membangun karakter jujur, menjaga diri dari perilaku negatif, serta menjadi penguat spiritual bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Kepala Seksi PAIS turut mengapresiasi kerja keras panitia, guru pembimbing, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pentas PAI SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi diri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Pentas PAI sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Kegiatan Pentas PAI SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Diharapkan melalui kegiatan ini lahir generasi muda Kabupaten Tasikmalaya yang unggul dalam prestasi, kuat dalam spiritualitas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Popular Posts