Rabu, 06 Mei 2026

Ajang Pentas PAI SD Kabupaten Tasikmalaya 2026 Berakhir Sukses, Kecamatan Cikalong Raih Juara Umum

 


Tasikmalaya, Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 resmi berakhir dengan melahirkan para juara terbaik dari berbagai cabang perlombaan. Kegiatan yang menjadi bagian dari Ajang Talenta Murid Kabupaten Tasikmalaya tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Mei 2026, dan diikuti oleh peserta didik dari 39 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Pentas PAI tahun ini menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan penguatan karakter religius peserta didik melalui berbagai cabang lomba keagamaan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Qasidah, Praktik Salat Berjamaah, Adzan dan Doa, Pildacil, Kaligrafi, serta Lomba Cerdas Cermat (LCC).

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Cikalong berhasil meraih predikat Juara Umum Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 berkat raihan prestasi di sejumlah cabang perlombaan.

Pada cabang MTQ Putra, Kecamatan Taraju berhasil meraih Juara 1, disusul Mangunreja, Cikatomas, Manonjaya, Cikalong, dan Cisayong. Sementara pada cabang MTQ Putri, Juara 1 diraih Kecamatan Sukarame, diikuti Jatiwaras, Gunungtanjung, Sodonghilir, Taraju, dan Cikalong.

Pada cabang MHQ Putra, Kecamatan Bojongasih berhasil menempati posisi pertama, disusul Singaparna, Cikalong, Bojonggambir, Ciawi, dan Manonjaya. Adapun pada cabang MHQ Putri, Kecamatan Taraju berhasil meraih Juara 1, diikuti Ciawi, Sukarame, Sukaraja, Mangunreja, dan Leuwisari.

Cabang Qasidah menempatkan Kecamatan Jatiwaras sebagai Juara 1, disusul Leuwisari dan Cikalong. Sementara Taraju, Singaparna, dan Cipatujah melengkapi posisi enam besar.

Pada cabang Praktik Salat Berjamaah, Kecamatan Jamanis berhasil meraih Juara 1, diikuti Cigalontang, Singaparna, Rajapolah, Parungponteng, dan Cibalong. Sedangkan pada cabang Adzan dan Doa, Kecamatan Cipatujah berhasil menjadi yang terbaik, disusul Bojonggambir, Puspahiang, Manonjaya, Sukarame, dan Parungponteng.

Untuk cabang Pildacil Putra, Kecamatan Cikalong berhasil meraih Juara 1, diikuti Leuwisari, Karangjaya, Cipatujah, Sukahening, dan Sukarame. Sementara pada cabang Pildacil Putri, Kecamatan Sariwangi berhasil meraih posisi tertinggi, disusul Leuwisari, Singaparna, Cikalong, Mangunreja, dan Manonjaya.

Dominasi Kecamatan Cikalong juga terlihat pada cabang Kaligrafi Putra dengan raihan Juara 1, diikuti Cikatomas, Bantarkalong, Taraju, Tanjungjaya, dan Puspahiang. Pada cabang Kaligrafi Putri, Kecamatan Cikalong kembali meraih Juara 1, disusul Manonjaya, Cigalontang, Karangnunggal, Mangunreja, dan Sukarame.

Sementara itu, pada cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC), Kecamatan Cikatomas berhasil menjadi Juara 1, diikuti Singaparna, Pancatengah, Cikalong, Sodonghilir, dan Sariwangi.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pentas PAI tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pengembangan bakat peserta didik sejak dini.

Beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama kecamatannya masing-masing. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh juara, diharapkan tetap semangat untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan, karena pengalaman dan proses dalam mengikuti perlombaan merupakan bagian penting dalam pembentukan mental, karakter, dan kompetensi diri.

Dengan berakhirnya Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026, para juara nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada ajang Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.




Popular Posts