Tasikmalaya, Pelaksanaan
Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Sekolah Dasar
Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 resmi berakhir dengan melahirkan para
juara terbaik dari berbagai cabang perlombaan. Kegiatan yang menjadi bagian
dari Ajang Talenta Murid Kabupaten Tasikmalaya tersebut berlangsung selama dua
hari, mulai 4 hingga 5 Mei 2026, dan diikuti oleh peserta didik dari 39
kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.
Pentas PAI tahun
ini menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan penguatan karakter
religius peserta didik melalui berbagai cabang lomba keagamaan, di antaranya
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Qasidah,
Praktik Salat Berjamaah, Adzan dan Doa, Pildacil, Kaligrafi, serta Lomba Cerdas
Cermat (LCC).
Berdasarkan hasil
penilaian dewan juri, Kecamatan Cikalong berhasil meraih predikat Juara Umum
Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 berkat raihan prestasi
di sejumlah cabang perlombaan.
Pada cabang MTQ
Putra, Kecamatan Taraju berhasil meraih Juara 1, disusul Mangunreja, Cikatomas,
Manonjaya, Cikalong, dan Cisayong. Sementara pada cabang MTQ Putri, Juara 1
diraih Kecamatan Sukarame, diikuti Jatiwaras, Gunungtanjung, Sodonghilir,
Taraju, dan Cikalong.
Pada cabang MHQ
Putra, Kecamatan Bojongasih berhasil menempati posisi pertama, disusul
Singaparna, Cikalong, Bojonggambir, Ciawi, dan Manonjaya. Adapun pada cabang
MHQ Putri, Kecamatan Taraju berhasil meraih Juara 1, diikuti Ciawi, Sukarame,
Sukaraja, Mangunreja, dan Leuwisari.
Cabang Qasidah
menempatkan Kecamatan Jatiwaras sebagai Juara 1, disusul Leuwisari dan
Cikalong. Sementara Taraju, Singaparna, dan Cipatujah melengkapi posisi enam
besar.
Pada cabang Praktik
Salat Berjamaah, Kecamatan Jamanis berhasil meraih Juara 1, diikuti
Cigalontang, Singaparna, Rajapolah, Parungponteng, dan Cibalong. Sedangkan pada
cabang Adzan dan Doa, Kecamatan Cipatujah berhasil menjadi yang terbaik,
disusul Bojonggambir, Puspahiang, Manonjaya, Sukarame, dan Parungponteng.
Untuk cabang
Pildacil Putra, Kecamatan Cikalong berhasil meraih Juara 1, diikuti Leuwisari,
Karangjaya, Cipatujah, Sukahening, dan Sukarame. Sementara pada cabang Pildacil
Putri, Kecamatan Sariwangi berhasil meraih posisi tertinggi, disusul Leuwisari,
Singaparna, Cikalong, Mangunreja, dan Manonjaya.
Dominasi Kecamatan
Cikalong juga terlihat pada cabang Kaligrafi Putra dengan raihan Juara 1,
diikuti Cikatomas, Bantarkalong, Taraju, Tanjungjaya, dan Puspahiang. Pada
cabang Kaligrafi Putri, Kecamatan Cikalong kembali meraih Juara 1, disusul
Manonjaya, Cigalontang, Karangnunggal, Mangunreja, dan Sukarame.
Sementara itu, pada
cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC), Kecamatan Cikatomas berhasil menjadi Juara 1,
diikuti Singaparna, Pancatengah, Cikalong, Sodonghilir, dan Sariwangi.
Kepala Seksi
Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H.
Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru
pendamping, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, panitia, serta seluruh pihak yang
telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pentas PAI tahun ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya ajang kompetisi semata, tetapi juga
menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta
pengembangan bakat peserta didik sejak dini.
Beliau juga
mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dan
mengharumkan nama kecamatannya masing-masing. Sementara bagi peserta yang belum
memperoleh juara, diharapkan tetap semangat untuk terus belajar, berlatih, dan
meningkatkan kemampuan, karena pengalaman dan proses dalam mengikuti perlombaan
merupakan bagian penting dalam pembentukan mental, karakter, dan kompetensi
diri.
Dengan berakhirnya
Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026, para juara nantinya
akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada ajang Pentas PAI
tingkat Provinsi Jawa Barat.

.jpeg)


.jpeg)



