Selasa, 10 Februari 2026

Guru PAI Lulusan PPG Batch 2 Tahun 2025 Terima Sertifikat Pendidik, Kemenag Tasikmalaya Tekankan Tanggung Jawab Profesional

 

Kabupaten Tasikmalaya, Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyaluran sertifikat pendidik bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 2 LPTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan diikuti oleh 97 guru PAI lulusan PPG serta dihadiri Kepala Seksi PAIS Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si. beserta jajaran staf. Turut hadir sekaligus memberikan sambutan dan arahan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I. 

Acara diawali dengan pembacaan basmalah dan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan prakata Kepala Seksi PAIS. Dalam arahannya, Kasi PAIS menekankan bahwa keberhasilan menuntaskan PPG harus diiringi dengan tumbuhnya rasa tanggung jawab profesional sebagai guru PAI. Menurutnya, perjuangan selama proses PPG menjadi bagian penting yang harus dipertanggungjawabkan melalui peningkatan kualitas kinerja di sekolah masing-masing.

Beliau juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 kebutuhan anggaran tunjangan profesi guru (TPG) PAI di Kabupaten Tasikmalaya mencapai angka yang sangat besar, sehingga diperlukan sinergi dan komunikasi yang kuat antara Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, serta yayasan agar tidak terjadi kendala administratif maupun koordinatif. Selain itu, PAIS juga berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, dalam rangka pengembangan kapasitas guru PAI.

Kasi PAIS turut menekankan pentingnya kolaborasi antara praktisi dan akademisi dengan menghadirkan dosen dalam berbagai kegiatan pembinaan, sehingga terjadi dialog yang lebih dekat antara dunia kampus dan realitas pembelajaran di lapangan. Ia berharap komunitas guru PAI yang telah terbentuk melalui PPG tidak berhenti setelah kelulusan, melainkan terus berlanjut dalam berbagai program pengembangan profesional.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa guru PAI yang telah lulus PPG harus mampu menjadi teladan bagi guru lainnya, baik dalam kedisiplinan, sikap, maupun profesionalisme. Ia mengingatkan bahwa tidak semua guru otomatis menjadi pendidik, karena pendidik memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mentransfer ilmu, yakni membentuk karakter dan membimbing peserta didik secara utuh.

Ia juga mengajak guru untuk memahami ragam motivasi belajar siswa. Menurutnya, ada peserta didik yang belajar hanya berorientasi nilai, namun ada pula yang belajar untuk benar-benar memahami. Guru PAI diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar yang kedua dengan pendekatan yang penuh keyakinan, empati, dan prasangka baik terhadap potensi setiap anak.

Kegiatan pembinaan ini juga diisi dengan workshop bertema TikTok Pedagogy yang disampaikan oleh Dr. H. Ahmad Zaki Mubarak. Materi ini membahas pemanfaatan platform media sosial, khususnya TikTok, sebagai media pembelajaran kreatif dan kontekstual. Guru diajak memahami bagaimana konten edukatif singkat dapat dirancang secara menarik, tetap bernilai, dan sesuai dengan etika serta tujuan pendidikan, sehingga mampu menjangkau karakter belajar generasi digital tanpa meninggalkan substansi keilmuan.

Setelah rangkaian pembinaan dan workshop, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran sertifikat pendidik kepada para guru PAI lulusan PPG Batch 2. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan sosialisasi terkait mekanisme penyaluran TPG serta penguatan administrasi melalui sistem SIAGA.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya berharap para guru PAI yang telah tersertifikasi semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan agama Islam di sekolah dan penguatan karakter religius peserta didik.




Selasa, 13 Januari 2026

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Gelar Induksi dan Bimbingan Teknis PPG Batch IV Tahun 2025

Kabupaten Tasikmalaya, Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menyelenggarakan kegiatan Induksi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch IV Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini diikuti oleh 140 peserta yang merupakan mahasiswa PPG Dalam Jabatan Batch IV LPTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2025. Hadir secara langsung Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., beserta jajaran staf Seksi PAIS. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I., mengikuti kegiatan secara daring karena pada waktu yang bersamaan menghadiri agenda di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah dan pengenalan seluruh staf Seksi PAIS kepada para peserta. Selanjutnya, kegiatan dibagi ke dalam dua sesi utama, yakni sesi induksi dan sesi bimbingan teknis. Sesi induksi bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada peserta PPG agar lebih siap dan maksimal dalam mengikuti seluruh tahapan pendidikan, khususnya dalam menghadapi Ujian Kinerja dan Ujian Pengetahuan. Selain itu, peserta juga dibekali penguatan kompetensi pedagogik dan profesional serta pemahaman terhadap modul-modul esensial sesuai standar kompetensi guru terbaru.

Sementara itu, sesi bimbingan teknis difokuskan pada pembahasan kisi-kisi dan modul UKMPPG, simulasi ujian atau tryout, serta penguatan substansi materi. Pada sesi ini, Seksi PAIS menghadirkan 2 narasumber yang merupakan guru berpengalaman dan telah mengikuti serta menuntaskan Program Pendidikan Profesi Guru pada periode sebelumnya, sehingga peserta memperoleh gambaran praktis, strategi belajar, dan pengalaman langsung dalam menghadapi Ujian Pengetahuan PPG.

Dalam arahannya pada sesi induksi, Kepala Seksi PAIS menekankan bahwa pelaksanaan PPG Batch IV yang berakhir di penghujung tahun 2025 dan sertifikasinya terbit pada tahun 2026 memiliki implikasi administratif yang perlu dipahami bersama. Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan seluruh guru memperoleh hak yang sama melalui berbagai strategi, termasuk percepatan dan penuntasan PPG. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk saling membantu, menjaga komunikasi, dan memastikan tidak ada peserta yang tertinggal hingga seluruh proses PPG, Nomor Registrasi Guru (NRG), dan pemenuhan hak guru dapat diselesaikan secara bersamaan.

Selain itu, Kepala Seksi PAIS juga mendorong keterlibatan aktif para peserta dalam mendukung dan menindaklanjuti program prioritas Kementerian Agama, seperti ekoteologi dan program tuntas baca Al-Qur’an, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Ia berharap para guru PAI mampu berkontribusi secara maksimal di sekolah masing-masing, memahami kebutuhan pembelajaran, serta mengoptimalkan peran dan jam mengajar guru PAI.

Kegiatan ini ditutup secara daring oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya yang memberikan penguatan dan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap bersemangat dalam menjalani proses PPG. Setelah kegiatan resmi ditutup dilanjutkan dengan pemilihan ketua angkatan PPG Batch IV sebagai sarana koordinasi dan komunikasi agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan program dengan baik.

Melalui kegiatan induksi dan bimbingan teknis ini, diharapkan para peserta PPG Batch IV semakin siap, termotivasi, dan percaya diri dalam menghadapi Ujian Kinerja dan Ujian Pengetahuan, serta mampu meningkatkan profesionalisme sebagai guru PAI yang berkualitas dan berdaya saing

Senin, 01 Desember 2025

Kontingen PENTAS PAI SMA Kabupaten Tasikmalaya Raih Prestasi di Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025

 

Kabupaten Tasikmalaya, Setelah sebelumnya resmi dilepas oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, kontingen PENTAS PAI SMA Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang PENTAS PAI SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025.

Dalam kompetisi yang digelar di Universitas Islam Bandung (UNISBA) tersebut, para peserta dari Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih beberapa kategori juara, di antaranya: Juara 1 Pidato Putra atas nama M. Rasyid Ridho dari SMA KHZ Musthafa Sukamanah, Juara 2 MTQ Putra atas nama Hasbi Abdul Aziz dari SMA Sabilul Huda, Harapan 3 Kreasi Desain Busana atas nama Zakiyah Darajat dari SMA Darussalam Rajapolah, dan Harapan 3 Kaligrafi atas nama Alvarini dari SMAN 1 Karangnunggal.

Hasil ini menjadi capaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan semangat kompetitif para peserta dalam membawa nama baik Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil memperoleh medali dan mengharumkan nama daerah. Beliau memberikan apresiasi atas kesungguhan para siswa serta peran penting guru PAI pendamping yang terus membimbing, melatih, dan mendampingi para peserta hingga proses kompetisi selesai.

Beliau juga menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan ikhtiar, kedisiplinan, serta komitmen untuk memberikan penampilan terbaik. Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi PAIS turut menyampaikan semangat bagi peserta yang belum berhasil meraih juara pada tahun ini. Beliau menegaskan bahwa kompetisi masih terbuka luas di masa mendatang, sehingga para siswa diharapkan tidak berkecil hati, tetap Hasil ini menjadi capaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan semangat kompetitif para peserta dalam membawa nama baik Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil memperoleh medali dan mengharumkan nama daerah. Beliau memberikan apresiasi atas kesungguhan para siswa serta peran penting guru PAI pendamping yang terus membimbing, melatih, dan mendampingi para peserta hingga proses kompetisi selesai.

Beliau juga menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan ikhtiar, kedisiplinan, serta komitmen untuk memberikan penampilan terbaik. Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi PAIS turut menyampaikan semangat bagi peserta yang belum berhasil meraih juara pada tahun ini. Beliau menegaskan bahwa kompetisi masih terbuka luas di masa mendatang, sehingga para siswa diharapkan tidak berkecil hati, tetap semangat, dan terus mengasah kemampuan agar siap berkompetisi pada ajang berikutnya.

Keberhasilan kontingen Kabupaten Tasikmalaya ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru PAI di jenjang SMA untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan daya saing, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Popular Posts