Jumat, 17 Juli 2026

Perkuat Sinergi Layanan PAI, Kasi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Rakor dan Evaluasi PAI Tingkat Jawa Barat

 

Kota Bekasi, Jumat, 17 Juli 2026, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, para Ketua Tim Bidang PAI, serta Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Dalam arahannya, Kepala Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Asnawi, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Kanwil, Kementerian Agama Kabupaten/Kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal berbagai program prioritas Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada koordinasi yang baik dan komitmen seluruh pihak dalam pelaksanaannya.

Selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan berbagai program Pendidikan Agama Islam, rapat tersebut juga membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) Pendidikan Agama Islam Tahun 2026. Dalam forum tersebut dipaparkan kondisi kebutuhan anggaran TPG di Jawa Barat yang masih memerlukan tambahan alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa proses penambahan anggaran terus diupayakan melalui mekanisme yang berlaku agar hak para guru PAI dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

Pembahasan lainnya mencakup penguatan implementasi program prioritas nasional, di antaranya peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam, percepatan Program Tuntas Baca Al-Qur'an (TBQ), penguatan validitas data pada aplikasi SIAGA, serta peningkatan kualitas pembinaan melalui forum KKG, MGMP, FKG PAI, dan pengawas PAI.

Keikutsertaan Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Seksi PAIS untuk terus memperkuat koordinasi dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program strategis dapat ditindaklanjuti secara optimal di Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi, penguatan kolaborasi, serta percepatan implementasi berbagai program Pendidikan Agama Islam sehingga pelayanan kepada guru PAI dan peserta didik di Kabupaten Tasikmalaya maupun di seluruh Jawa Barat semakin profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Selasa, 14 Juli 2026

Kemenag dan Disdik Kabupaten Tasikmalaya Lepas Kafilah Pentas PAI SD Menuju Tingkat Provinsi Jawa Barat

 

Kabupaten Tasikmalaya, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya secara resmi melepas Kafilah Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SD Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti Pentas PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, Selasa (14/7/2026). Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para peserta yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H. Subhan Halili, S.E. beserta jajaran Seksi PAIS, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Pokjawas PAI, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Tasikmalaya, seluruh Ketua KKG PAI SD dari setiap wilayah, serta para peserta dan guru pendamping.

Dalam arahannya, Kepala Seksi PAIS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus KKG PAI SD dan guru pembimbing yang telah memberikan pembinaan secara optimal sehingga peserta terbaik Kabupaten Tasikmalaya dapat melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, pembinaan pendidikan agama tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga harus menyentuh seluruh peserta didik, termasuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang masih memerlukan pendampingan, khususnya dalam kemampuan membaca Al-Qur'an.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang berhasil menjadi wakil daerah pada ajang Pentas PAI tingkat provinsi. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan karakter peserta didik dalam bidang Pendidikan Agama Islam sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan secara resmi melepas kafilah Pentas PAI SD Kabupaten Tasikmalaya menuju ajang Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pentas PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 dijadwalkan dibuka di Asrama Haji Bekasi pada hari Jumat 17 Juli 2026 pukul 13.00 WIB. Kabupaten Tasikmalaya mengirimkan 27 siswa-siswi yang akan berlaga pada 12 cabang lomba, dengan nomor defile 24 dari total 27 kabupaten/kota peserta se-Jawa Barat.

Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya berharap seluruh kafilah dapat menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan ajang Pentas PAI sebagai sarana memperkuat karakter religius, meningkatkan prestasi, dan menumbuhkan semangat untuk terus mencintai serta mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Senin, 06 Juli 2026

Kemenag Tasikmalaya Bersama MGMP PAI Mulai Rumuskan Kepengurusan ROHIS SMA/SMK Tingkat Kabupaten

 

Kabupaten Tasikmalaya, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya mulai menginisiasi pembentukan kepengurusan Rohani Islam (ROHIS) SMA/SMK Tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Nomor B-964/Kw.10/IV/PP.00/05/2026 tanggal 11 Mei 2026 tentang Pembentukan Pengurus ROHIS. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H. Subhan Halili, S.E., Ketua Pokjawas PAI, Ketua dan Pengurus MGMP PAI SMA Kabupaten Tasikmalaya, serta Ketua dan Pengurus MGMP PAI SMK Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam arahannya, Kepala Seksi PAIS menyampaikan bahwa keberadaan ROHIS perlu terus diperkuat sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta pengembangan aktivitas keagamaan peserta didik di lingkungan sekolah. Selain menjadi ruang pembinaan spiritual, ROHIS juga diharapkan mampu menjadi media koordinasi antarsekolah sehingga berbagai program keagamaan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Melalui forum koordinasi tersebut disepakati pentingnya melakukan pendataan organisasi keagamaan Islam yang telah ada di seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Tasikmalaya, baik yang menggunakan nama ROHIS maupun organisasi keagamaan Islam dengan nama lain. Pendataan ini menjadi langkah awal dalam membangun jejaring pembinaan keagamaan yang lebih terpadu di tingkat kabupaten.

Selain itu, penyusunan konsep kepengurusan ROHIS SMA/SMK Tingkat Kabupaten Tasikmalaya diserahkan kepada MGMP PAI SMA dan MGMP PAI SMK Kabupaten Tasikmalaya untuk dirumuskan secara bersama. Hasil penyusunan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan kembali dengan Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya sebelum ditetapkan dan dibentuk secara resmi.

Melalui koordinasi ini, Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya berharap terbentuknya kepengurusan ROHIS SMA/SMK tingkat kabupaten dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, MGMP PAI, dan satuan pendidikan dalam membina generasi muda yang religius, moderat, berkarakter, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.


Popular Posts