Tampilkan postingan dengan label Pentas PAI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pentas PAI. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Juli 2026

Dua Cabang Lomba Berhasil Diukir, Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Tunjukkan Prestasi pada Pentas PAI SD Tingkat Jawa Barat 2026

Kota Bekasi, Kontingen Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Jenjang SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Asrama Haji Embarkasi Bekasi pada 17 - 18 Juli 2026.

Kabupaten Tasikmalaya mengirimkan 27 peserta dengan 12 cabang perlombaan setelah sebelumnya berhasil lolos melalui seleksi tingkat kabupaten. Keikutsertaan kontingen didampingi oleh guru pembimbing, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD Kabupaten Tasikmalaya, serta mendapat dukungan dari Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan hasil keputusan dewan juri, kontingen Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih Juara II Cabang Kaligrafi Putri serta Juara Harapan III Cabang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Putra. Sementara itu, pada klasemen akhir perolehan nilai, Kabupaten Tasikmalaya menempati peringkat ke-11 dari 27 kabupaten/kota peserta. Adapun predikat Juara Umum Pentas PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 diraih oleh Kota Bandung.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, pengurus KKG PAI SD, serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan mendampingi kontingen Kabupaten Tasikmalaya sejak tahap seleksi hingga tingkat provinsi.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan kolaboratif. Meskipun masih terdapat ruang untuk meningkatkan prestasi, keberhasilan meraih dua penghargaan di tingkat provinsi menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan, baik dalam aspek kompetensi keagamaan maupun pembentukan karakter peserta didik.


Beliau berharap hasil Pentas PAI tahun ini menjadi penyemangat bagi seluruh Guru Pendidikan Agama Islam untuk terus membina peserta didik secara berkelanjutan sehingga pada pelaksanaan Pentas PAI mendatang Kabupaten Tasikmalaya mampu meraih prestasi yang lebih baik dan semakin mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Jumat, 17 Juli 2026

PENTAS PAI SD Tingkat Jabar 2026 Resmi Dibuka, Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Siap Tampilkan Prestasi dan Karakter Islami

 

Kota Bekasi, Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat (17/7/2026) di Asrama Haji Bekasi. Mengusung tema “Mengukir Prestasi melalui Seni Islami dan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat, karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi peserta didik dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Kasubdit PAI Kementerian Agama RI, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota atau yang mewakili, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Barat, kepala dinas pendidikan atau yang mewakili, pengurus KKG PAI SD se-Jawa Barat, kepala sekolah, guru pembimbing, para peserta, serta Wali Kota Bekasi, Wakil Wali Kota Bekasi, dan jajaran Polres Metro Bekasi.

Kabupaten Tasikmalaya turut ambil bagian dalam ajang tersebut melalui kafilah yang didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., beserta jajaran Seksi PAIS, bersama perwakilan Dinas Pendidikan, pengurus KKG PAI SD, guru pendamping, serta para peserta yang akan berlaga pada berbagai cabang lomba. Pada defile pembukaan, Kabupaten Tasikmalaya mendapat nomor urut 24 dari total 27 kontingen peserta se-Jawa Barat.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan berbagai penampilan seni budaya dan religius, di antaranya persembahan Hymne oleh guru dan kepala sekolah Kecamatan Bekasi Selatan, Tari Saman dari SD Islam Darussalam Kota Bekasi, pertunjukan angklung, serta beragam atraksi seni lainnya yang dibawakan oleh guru dan peserta didik sebagai wujud kolaborasi pendidikan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa PENTAS PAI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wahana pembentukan karakter peserta didik melalui penguatan akhlak, nilai-nilai keislaman, dan semangat toleransi. Seluruh peserta diharapkan mampu menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan, serta menampilkan kemampuan terbaik sehingga mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa setiap kompetisi merupakan bagian dari proses pendidikan yang harus dimaknai sebagai ruang belajar dan pembentukan karakter. Menurutnya, keberanian untuk tampil, kejujuran dalam berkompetisi, serta semangat memberikan yang terbaik merupakan nilai yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar meraih kemenangan. Usai penyampaian sambutan, Wali Kota Bekasi secara resmi membuka PENTAS PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang ditandai dengan pembukaan seremonial bersama seluruh tamu undangan.

Secara terpisah Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, dan pengurus KKG PAI SD yang telah mempersiapkan kontingen Kabupaten Tasikmalaya dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keikutsertaan dalam PENTAS PAI merupakan bagian dari proses pembinaan karakter, pengembangan potensi, serta ikhtiar menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik melalui kompetisi yang sehat dan bermartabat.

Selasa, 14 Juli 2026

Kemenag dan Disdik Kabupaten Tasikmalaya Lepas Kafilah Pentas PAI SD Menuju Tingkat Provinsi Jawa Barat

 

Kabupaten Tasikmalaya, Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya secara resmi melepas Kafilah Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SD Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti Pentas PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, Selasa (14/7/2026). Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada para peserta yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H. Subhan Halili, S.E. beserta jajaran Seksi PAIS, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Pokjawas PAI, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Tasikmalaya, seluruh Ketua KKG PAI SD dari setiap wilayah, serta para peserta dan guru pendamping.

Dalam arahannya, Kepala Seksi PAIS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus KKG PAI SD dan guru pembimbing yang telah memberikan pembinaan secara optimal sehingga peserta terbaik Kabupaten Tasikmalaya dapat melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, pembinaan pendidikan agama tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga harus menyentuh seluruh peserta didik, termasuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang masih memerlukan pendampingan, khususnya dalam kemampuan membaca Al-Qur'an.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang berhasil menjadi wakil daerah pada ajang Pentas PAI tingkat provinsi. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan karakter peserta didik dalam bidang Pendidikan Agama Islam sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan secara resmi melepas kafilah Pentas PAI SD Kabupaten Tasikmalaya menuju ajang Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pentas PAI SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 dijadwalkan dibuka di Asrama Haji Bekasi pada hari Jumat 17 Juli 2026 pukul 13.00 WIB. Kabupaten Tasikmalaya mengirimkan 27 siswa-siswi yang akan berlaga pada 12 cabang lomba, dengan nomor defile 24 dari total 27 kabupaten/kota peserta se-Jawa Barat.

Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya berharap seluruh kafilah dapat menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan ajang Pentas PAI sebagai sarana memperkuat karakter religius, meningkatkan prestasi, dan menumbuhkan semangat untuk terus mencintai serta mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Selasa, 26 Mei 2026

Pentas PAI SMP Kabupaten Tasikmalaya 2026 Resmi Ditutup, Wilayah Ciawi Raih Juara Umum

 

Tasikmalaya, Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 yang berlangsung di SMPN 1 Karangnunggal resmi menghasilkan para juara terbaik dari berbagai cabang lomba. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 tersebut menjadi ajang pengembangan bakat, kreativitas, serta penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik tingkat SMP di Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Wilayah Ciawi berhasil meraih predikat Juara Umum Pentas PAI SMP Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Sementara itu, para juara dari masing-masing cabang lomba ditetapkan melalui keputusan dewan juri yang bersifat mutlak. Peserta yang berhasil meraih Juara 1 nantinya akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada ajang Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pada cabang Lomba Cerdas Cermat PAI (LCC-PAI), Juara 1 diraih oleh tim dari SMPT Darussalam yang diperkuat oleh Sahrul Fazri Supriatna, Syahla Nurotun Hasanah, dan Rahma Dwi Agisna. Juara 2 diraih SMPN 1 Rajapolah, sedangkan Juara 3 diraih SMPN 1 Cikatomas.

Pada cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putra, Juara 1 diraih Muhammad Arka Zulmuhiz dari SMPN 2 Sukaratu, Juara 2 diraih Zaki Maulana dari SMP Islam Ciawang, dan Juara 3 diraih Ari Lutfi Nour Fauzan dari SMPN 1 Salopa. Sementara pada cabang MTQ Putri, Juara 1 diraih Hilwa Syakira dari SMPN 1 Sukarame, Juara 2 diraih Zahwa Nafisah Rohmaniyah dari SMPN Satu Atap 3 Sodonghilir, dan Juara 3 diraih Sabila Nurfadilah dari SMP Al Madinah.

Cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Putra dimenangkan oleh Muhammad Dzikri Wahyudi dari SMPIT Al Husni, disusul Muhammad Valiant Althoful Ziyad Syah dari SMPIT Ummul Quro sebagai Juara 2, serta Muhamad Ikbal Hermana dari SMPT Manahijul Huda sebagai Juara 3. Pada kategori MHQ Putri, Juara 1 diraih Afifah Zianubah H. dari SMPN 1 Rajapolah, Juara 2 diraih Sakila Jeninzia dari SMPT Manahijul Huda, dan Juara 3 diraih Haura Nissa Al-Ghumaishaa dari SMPIT Al Husni.

Pada cabang Lomba Ceramah PAI Putra, Bayu Adiatama dari SMPN 3 Sukaraja berhasil meraih Juara 1, diikuti Muhammad Azkia Zulfa Saiban dari SMPIT Qoshrul Muhajirin sebagai Juara 2, dan Naufal Nazhirul Asrofi dari SMPT Manahijul Huda sebagai Juara 3. Pada kategori Putri, Juara 1 diraih Layliya Rahmadani dari SMPN 1 Taraju, Juara 2 diraih Sopvia Nuraeni dari SMPN 1 Ciawi, dan Juara 3 diraih D. Sanny Rahma Allysta dari SMPN 1 Bojonggambir.

Sementara itu, pada cabang Kaligrafi Islam Putra, Juara 1 diraih Ibnu Hibban Al Ghifari dari SMPT Manahijul Huda, Juara 2 diraih Ankha Hidayat dari SMPN Satu Atap 1 Bantarkalong, dan Juara 3 diraih M. Rafasya Rahman dari SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir. Untuk kategori Putri, Juara 1 diraih Ismatul Azkiyah dari SMPN Satu Atap 1 Bantarkalong, Juara 2 diraih Allysa Putri dari SMPN 1 Sukarame, dan Juara 3 diraih Althoira Zeerani R dari SMPIT Ummul Quro.

Pada cabang Olimpiade PAI, Juara 1 diraih Rasya Senja Ramadhan dari SMP Islam Trijaya, Juara 2 diraih Dinda Anita Fauziah dari SMPN Satu Atap 2 Sodonghilir, dan Juara 3 diraih Khoirul Ulya Mukarromah dari SMIT Al Mansyuriyah. Sedangkan pada cabang Lomba Poster, Juara 1 diraih Azkiya Auliya Putri dari SMP Islam Cipaku, Juara 2 diraih Yoga Aditya dari SMP Islam Serba Bakti, dan Juara 3 diraih Misbahul Khoer dari SMPIT Al Mansyuriyah.

Adapun pada cabang Lomba Konten Video Kreatif, Juara 1 diraih Rizki Mubarok dari SMPN 1 Rajapolah, Juara 2 diraih Kayla Dzikra Rahmani dari SMPN 1 Singaparna, dan Juara 3 diraih Wulan Medina dari SMPN 1 Sukaraja.

Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Agama Islam menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, panitia, dewan juri, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pentas PAI SMP Tahun 2026. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan spiritualitas, dan pengembangan potensi generasi muda Kabupaten Tasikmalaya.

Senin, 25 Mei 2026

Pentas PAI SMP Kabupaten Tasikmalaya 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Spiritualitas Generasi Muda

 


Tasikmalaya, Senin, 25 Mei 2026, telah dilaksanakan pembukaan sekaligus pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 yang bertempat di SMPN 1 Karangnunggal. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik tingkat SMP di Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si. beserta jajarannya, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) H. Subhan Halili, S,E. beserta jajaran Seksi PAIS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ketua MKKS SMP Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Kepala SMPN 1 Karangnunggal, para pengawas PAI, Ketua MGMP PAI Kabupaten Tasikmalaya, kepala sekolah SMP se-Kabupaten Tasikmalaya, Ketua MKKS Wilayah Karangnunggal, Camat Karangnunggal, panitia, dewan hakim, guru pembimbing, serta para peserta Pentas PAI.

Peserta Pentas PAI SMP Tahun 2026 merupakan hasil seleksi dari tujuh wilayah di Kabupaten Tasikmalaya dengan mengambil tiga peserta terbaik dari masing-masing wilayah untuk setiap mata lomba. Secara keseluruhan kegiatan ini diikuti oleh 254 siswa dari 168 SMP se-Kabupaten Tasikmalaya.

Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya MTQ Putra dan Putri, Pidato Putra dan Putri, Lomba Cerdas Cermat (LCC), Tahfidz Putra dan Putri, Kaligrafi Putra dan Putri, serta Olimpiade PAI. Pelaksanaan kegiatan juga semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas dari para siswa.

Dalam sambutannya, Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan bahwa Pentas PAI merupakan salah satu upaya dalam menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan agama tidak hanya bertujuan membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga harus mampu membangun kecerdasan spiritual dan emosional yang seimbang.

Beliau menjelaskan bahwa Pentas PAI menjadi sarana bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan minat dalam bidang keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam serta membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membentengi generasi muda dari berbagai tantangan negatif di era digital, khususnya dampak penyalahgunaan internet yang semakin mudah diakses.

Dalam arahannya, beliau juga menekankan pentingnya menanamkan nilai muroqobatullah, yakni kesadaran bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia. Nilai tersebut dinilai penting untuk membangun karakter jujur, menjaga diri dari perilaku negatif, serta menjadi penguat spiritual bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Kepala Seksi PAIS turut mengapresiasi kerja keras panitia, guru pembimbing, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Pentas PAI SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan ajang tersebut sebagai sarana belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi diri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Pentas PAI sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Kegiatan Pentas PAI SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Diharapkan melalui kegiatan ini lahir generasi muda Kabupaten Tasikmalaya yang unggul dalam prestasi, kuat dalam spiritualitas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Rabu, 06 Mei 2026

Ajang Pentas PAI SD Kabupaten Tasikmalaya 2026 Berakhir Sukses, Kecamatan Cikalong Raih Juara Umum

 


Tasikmalaya, Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 resmi berakhir dengan melahirkan para juara terbaik dari berbagai cabang perlombaan. Kegiatan yang menjadi bagian dari Ajang Talenta Murid Kabupaten Tasikmalaya tersebut berlangsung selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Mei 2026, dan diikuti oleh peserta didik dari 39 kecamatan se-Kabupaten Tasikmalaya.

Pentas PAI tahun ini menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan penguatan karakter religius peserta didik melalui berbagai cabang lomba keagamaan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Qasidah, Praktik Salat Berjamaah, Adzan dan Doa, Pildacil, Kaligrafi, serta Lomba Cerdas Cermat (LCC).

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Cikalong berhasil meraih predikat Juara Umum Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 berkat raihan prestasi di sejumlah cabang perlombaan.

Pada cabang MTQ Putra, Kecamatan Taraju berhasil meraih Juara 1, disusul Mangunreja, Cikatomas, Manonjaya, Cikalong, dan Cisayong. Sementara pada cabang MTQ Putri, Juara 1 diraih Kecamatan Sukarame, diikuti Jatiwaras, Gunungtanjung, Sodonghilir, Taraju, dan Cikalong.

Pada cabang MHQ Putra, Kecamatan Bojongasih berhasil menempati posisi pertama, disusul Singaparna, Cikalong, Bojonggambir, Ciawi, dan Manonjaya. Adapun pada cabang MHQ Putri, Kecamatan Taraju berhasil meraih Juara 1, diikuti Ciawi, Sukarame, Sukaraja, Mangunreja, dan Leuwisari.

Cabang Qasidah menempatkan Kecamatan Jatiwaras sebagai Juara 1, disusul Leuwisari dan Cikalong. Sementara Taraju, Singaparna, dan Cipatujah melengkapi posisi enam besar.

Pada cabang Praktik Salat Berjamaah, Kecamatan Jamanis berhasil meraih Juara 1, diikuti Cigalontang, Singaparna, Rajapolah, Parungponteng, dan Cibalong. Sedangkan pada cabang Adzan dan Doa, Kecamatan Cipatujah berhasil menjadi yang terbaik, disusul Bojonggambir, Puspahiang, Manonjaya, Sukarame, dan Parungponteng.

Untuk cabang Pildacil Putra, Kecamatan Cikalong berhasil meraih Juara 1, diikuti Leuwisari, Karangjaya, Cipatujah, Sukahening, dan Sukarame. Sementara pada cabang Pildacil Putri, Kecamatan Sariwangi berhasil meraih posisi tertinggi, disusul Leuwisari, Singaparna, Cikalong, Mangunreja, dan Manonjaya.

Dominasi Kecamatan Cikalong juga terlihat pada cabang Kaligrafi Putra dengan raihan Juara 1, diikuti Cikatomas, Bantarkalong, Taraju, Tanjungjaya, dan Puspahiang. Pada cabang Kaligrafi Putri, Kecamatan Cikalong kembali meraih Juara 1, disusul Manonjaya, Cigalontang, Karangnunggal, Mangunreja, dan Sukarame.

Sementara itu, pada cabang Lomba Cerdas Cermat (LCC), Kecamatan Cikatomas berhasil menjadi Juara 1, diikuti Singaparna, Pancatengah, Cikalong, Sodonghilir, dan Sariwangi.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pentas PAI tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta pengembangan bakat peserta didik sejak dini.

Beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dan mengharumkan nama kecamatannya masing-masing. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh juara, diharapkan tetap semangat untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan, karena pengalaman dan proses dalam mengikuti perlombaan merupakan bagian penting dalam pembentukan mental, karakter, dan kompetensi diri.

Dengan berakhirnya Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026, para juara nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada ajang Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat.




Senin, 04 Mei 2026

Ajang Talenta Murid Kabupaten Tasikmalaya 2026 Resmi Dibuka, Pentas PAI Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Prestasi Siswa

 


Tasikmalaya, Kegiatan Opening Ceremony Ajang Talenta Murid Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 resmi dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) bertempat di SMP KHZ. Musthafa, Komplek Pesantren Sukamanah, Kecamatan Sukarame. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perlombaan yang meliputi Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI), Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang sekolah dasar tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Ahmad Patoni, M.M., Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya H. Subhan Halili, S.E., beserta jajaran staf Seksi PAIS, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya H. Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan, unsur Muspika Kecamatan Sukarame, pengawas sekolah dan pengawas PAI, pengurus organisasi pendidikan, para kepala sekolah, guru pembimbing, serta peserta didik terbaik dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Ajang talenta murid tahun ini diikuti oleh total 1.638 peserta didik yang akan berlomba selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026. Perlombaan dilaksanakan di beberapa lokasi, yakni MAN 1 Tasikmalaya, SMA KHZ Musthafa, dan SMP KHZ Musthafa.

Dalam cabang Pentas PAI, sebanyak 936 siswa mengikuti delapan mata lomba, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), Pildacil, kaligrafi, adzan, Lomba Cerdas Cermat (LCC), praktik salat, dan qosidah. Sementara itu, FLS3N diikuti 390 peserta dengan tujuh cabang lomba seni dan budaya, sedangkan OSN diikuti 312 siswa dalam delapan bidang kompetisi akademik.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, sekaligus pembentukan karakter peserta didik. Ia menilai ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana silaturahmi, evaluasi, dan pembinaan generasi muda agar memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai-nilai keagamaan.

Beliau juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan pendidikan agama dalam menghadapi tantangan generasi emas Indonesia tahun 2045. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, sikap moderat, dan kepedulian sosial yang baik.

Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan bahwa Kementerian Agama terus berkomitmen memberikan pendampingan dan penguatan pendidikan agama di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang religius, toleran, dan berkarakter.

Sementara itu, Kepala Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Subhan Halili, S.E., menyampaikan bahwa Pentas PAI menjadi salah satu ruang strategis dalam menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap nilai-nilai Islam sekaligus membangun mental percaya diri, kreativitas, dan sportivitas. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya didorong untuk berprestasi, tetapi juga belajar mengembangkan akhlak, kerja sama, serta semangat kompetisi yang sehat.

Beliau juga berharap kegiatan Pentas PAI mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan keagamaan yang baik sekaligus mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain sebagai ajang kompetisi, Pentas PAI diharapkan menjadi sarana pembinaan berkelanjutan dalam memperkuat identitas religius Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya melalui seremoni simbolis pembukaan kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari kreasi dari para siswa dan iring-iringan defile peserta dari 39 kecamatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat.

Melalui pelaksanaan Ajang Talenta Murid Tahun 2026 ini, diharapkan lahir generasi Kabupaten Tasikmalaya yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta mampu menjaga nilai-nilai religius dan budaya di tengah perkembangan zaman.

Senin, 06 April 2026

Pertemuan KKG Kabupaten Tasikmalaya: Penguatan Peran Guru PAI dan Persiapan Pentas PAI 2026

 

Tasikmalaya, Kegiatan pertemuan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang dirangkaikan dengan technical meeting Pentas PAI Tahun 2026 dilaksanakan pada Senin (6/4/2026) bertempat di SDN 2 Cimerah, Kecamatan Sukarame. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., Kepala Seksi Kesiswaan SD Dinas Pendidikan, Ketua Pengawas PAI, pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG), serta perwakilan guru PAI SD Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini tidak hanya membahas aspek teknis pelaksanaan Pentas PAI, tetapi juga menjadi forum strategis dalam penguatan peran, identitas, dan profesionalitas guru PAI. Dalam agenda kegiatan, selain pemaparan teknis lomba, juga disampaikan berbagai informasi kelembagaan KKG serta arah kebijakan pembinaan guru PAI ke depan.

Dalam arahannya, Kepala Seksi PAIS menekankan pentingnya memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh setiap guru PAI. Beliau mengingatkan bahwa eksistensi guru PAI harus terus diperkuat melalui kontribusi nyata, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peran pengurus KKG dinilai sangat penting dalam mengidentifikasi potensi, membina, serta menggerakkan guru agar lebih aktif dan berkembang.

Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa guru PAI perlu memiliki kesadaran dalam membangun citra positif, termasuk melalui pemanfaatan media sosial secara bijak. Penguatan akidah dan pemahaman moderasi beragama menjadi hal yang tidak terpisahkan, guna menjaga nilai-nilai toleransi serta menghindari stigma negatif terhadap daerah. Guru PAI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai keseimbangan, kedamaian, dan sikap saling menghargai di lingkungan pendidikan.

Selain itu, guru PAI juga didorong untuk tidak berhenti pada zona nyaman, melainkan terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Status sebagai ASN maupun PPPK harus menjadi motivasi untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik, serta memberikan dampak nyata bagi peserta didik dan lingkungan sekolah. Penting pula adanya kesinambungan pembinaan peserta didik agar potensi yang dimiliki dapat berkembang hingga jenjang pendidikan berikutnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, pengawas, serta komunitas guru PAI dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Tasikmalaya. Selain sebagai ajang koordinasi persiapan Pentas PAI, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan guru PAI yang profesional, berintegritas, dan berdampak.



Pembukaan Lomba Tingkat SD Kecamatan Singaparna, Dorong Siswa Berprestasi dan Berkarakter

 

Tasikmalaya, Pembukaan serempak lomba tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Singaparna resmi dilaksanakan pada Senin (6/4/2026) di Lapangan Sepak Bola Cimanglid, Singaparna. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., Sekretaris Dinas Pendidikan, para pengawas, serta perwakilan kepala sekolah, guru, dan siswa dari seluruh SD di Kecamatan Singaparna.

Mengusung tema “Murid Cerdas, Sehat, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan potensi peserta didik baik di bidang akademik maupun non-akademik. Berbagai perlombaan yang diselenggarakan meliputi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), lomba akademik, Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).

Dalam sambutannya, Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh sekolah dalam setiap ajang kompetisi. Beliau mengingatkan agar keikutsertaan dalam lomba tidak menurun dari tahun ke tahun, melainkan terus meningkat sebagai bagian dari upaya pembinaan prestasi siswa secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai tasamuh (toleransi), keseimbangan, dan moderasi beragama kepada peserta didik. Hal tersebut dinilai penting agar lingkungan pendidikan tetap kondusif, harmonis, serta mampu mencerminkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Beliau juga menegaskan bahwa pendidikan agama harus menjadi sumber nilai kebaikan yang memperkuat persatuan, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, seluruh pendidik dan peserta didik diharapkan dapat bersama-sama menjaga citra Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah religius yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa pelaksanaan Pentas PAI tingkat Kecamatan Singaparna akan digelar pada 22–23 April 2026, dengan berbagai cabang lomba seperti qasidah, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Lomba Cerdas Cermat (LCC), kaligrafi, praktik salat, azan, dan pidato da’i cilik (pildacil).Kegiatan pembukaan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara bersama para tamu undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan janji atlet dan wasit sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran dalam perlombaan.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan berbagai atraksi dan kesenian dari perwakilan siswa SD, yang menampilkan kreativitas dan bakat seni peserta didik. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum positif dalam membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.


Senin, 01 Desember 2025

Kontingen PENTAS PAI SMA Kabupaten Tasikmalaya Raih Prestasi di Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025

 

Kabupaten Tasikmalaya, Setelah sebelumnya resmi dilepas oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, kontingen PENTAS PAI SMA Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang PENTAS PAI SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025.

Dalam kompetisi yang digelar di Universitas Islam Bandung (UNISBA) tersebut, para peserta dari Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih beberapa kategori juara, di antaranya: Juara 1 Pidato Putra atas nama M. Rasyid Ridho dari SMA KHZ Musthafa Sukamanah, Juara 2 MTQ Putra atas nama Hasbi Abdul Aziz dari SMA Sabilul Huda, Harapan 3 Kreasi Desain Busana atas nama Zakiyah Darajat dari SMA Darussalam Rajapolah, dan Harapan 3 Kaligrafi atas nama Alvarini dari SMAN 1 Karangnunggal.

Hasil ini menjadi capaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan semangat kompetitif para peserta dalam membawa nama baik Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil memperoleh medali dan mengharumkan nama daerah. Beliau memberikan apresiasi atas kesungguhan para siswa serta peran penting guru PAI pendamping yang terus membimbing, melatih, dan mendampingi para peserta hingga proses kompetisi selesai.

Beliau juga menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan ikhtiar, kedisiplinan, serta komitmen untuk memberikan penampilan terbaik. Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi PAIS turut menyampaikan semangat bagi peserta yang belum berhasil meraih juara pada tahun ini. Beliau menegaskan bahwa kompetisi masih terbuka luas di masa mendatang, sehingga para siswa diharapkan tidak berkecil hati, tetap Hasil ini menjadi capaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan kerja keras, dedikasi, dan semangat kompetitif para peserta dalam membawa nama baik Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil memperoleh medali dan mengharumkan nama daerah. Beliau memberikan apresiasi atas kesungguhan para siswa serta peran penting guru PAI pendamping yang terus membimbing, melatih, dan mendampingi para peserta hingga proses kompetisi selesai.

Beliau juga menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan ikhtiar, kedisiplinan, serta komitmen untuk memberikan penampilan terbaik. Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi PAIS turut menyampaikan semangat bagi peserta yang belum berhasil meraih juara pada tahun ini. Beliau menegaskan bahwa kompetisi masih terbuka luas di masa mendatang, sehingga para siswa diharapkan tidak berkecil hati, tetap semangat, dan terus mengasah kemampuan agar siap berkompetisi pada ajang berikutnya.

Keberhasilan kontingen Kabupaten Tasikmalaya ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru PAI di jenjang SMA untuk terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan daya saing, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Jumat, 28 November 2025

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Resmi Lepas Kontingen PENTAS PAI SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025

 

Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, 28 November 2025, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan acara pelepasan peserta Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Aula Kemenag Kabupaten Tasikmalaya ini dihadiri oleh Kepala Seksi PAIS, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., jajaran pegawai Seksi PAIS, para guru pendamping MGMP PAI SMA, serta siswa-siswi peserta lomba.

kontingen Kabupaten Tasikmalaya akan bertanding di Universitas Islam Bandung (UNISBA). Sebanyak 16 siswa-siswi terbaik ikut serta sebagai perwakilan resmi setelah sebelumnya meraih juara pada PENTAS PAI SMA tingkat kabupaten. Mereka akan berlaga pada berbagai kategori, yaitu MTQ Putra, MTQ Putri, Pidato Putra, Pidato Putri, Olimpiade PAI, Kreasi Desain, Konten Kreatif, Debat PAI, Seni Nasyid, dan Kaligrafi.

Dalam sambutannya, Dr. Akhmad Buhaiti memberikan motivasi dan pesan penting bagi seluruh peserta. Ia mengajak para siswa untuk senantiasa mengawali langkah dengan doa dan menjaga kesiapan mental maupun fisik. Ia menekankan bahwa ketika saat tampil tiba, para peserta tidak hanya mengandalkan hafalan atau teknik, tetapi juga perlu menyandarkan hati kepada Allah agar ilmu yang telah dipelajari dapat tersampaikan dengan baik. Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas, berusaha maksimal, serta terus menjaga komunikasi selama proses perlombaan.

Lebih jauh, Kepala Seksi PAIS menyampaikan bahwa apa pun hasil yang diraih nanti adalah bagian dari takdir terbaik, sementara proses panjang yang telah dilalui merupakan bentuk jihad dan usaha mulia dalam mengharumkan nama Kabupaten Tasikmalaya. Ia mengaku bangga karena para peserta telah menunjukkan kemampuan dan kerja keras hingga terpilih menjadi wakil daerah.

Pada akhir acara, Dr. Akhmad Buhaiti secara resmi melepas kontingen Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti PENTAS PAI SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan penuh doa dan harapan agar mereka dapat membawa pulang hasil terbaik.

Selasa, 11 November 2025

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Gelar Pembinaan dan Pembagian Sertifikat bagi Guru PAI Lulusan PPG Batch 1 2025

 
Kabupaten Tasikmalaya, 11 November 2025, Sebanyak 70 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Tasikmalaya yang dinyatakan lulus Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 1 Tahun 2025 mengikuti kegiatan pembinaan sekaligus pembagian sertifikat PPG. Acara yang berlangsung di Aula Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya ini dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., beserta jajaran pegawai Seksi PAIS.

Dalam arahannya, Dr. Akhmad Buhaiti menekankan pentingnya dampak nyata setelah memperoleh sertifikasi. Menurutnya, sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, tetapi investasi jangka panjang negara terhadap peningkatan kualitas guru. Oleh karena itu, guru yang telah tersertifikasi diharapkan mampu menunjukkan perubahan positif, baik dari sisi kompetensi, efikasi diri, maupun kontribusi nyata bagi sekolah dan lingkungan sekitar.

“Guru yang telah tersertifikasi harus mampu menunjukkan perbedaan, baik dalam cara mengajar, berorganisasi, maupun berkontribusi di masyarakat. Peningkatan kesejahteraan semestinya berbanding lurus dengan peningkatan kinerja,” tegasnya dalam arahannya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya menumbuhkan efikasi diri dan empati sosial, terutama bagi sesama rekan guru yang belum tersertifikasi. Beliau juga menginformasikan bahwa tahun 2026 menjadi tahun terakhir penyelenggaraan PPG Dalam Jabatan (Daljab) bagi guru yang memenuhi syarat, dengan catatan pemerintah daerah siap memberikan dukungan pendanaan. Upaya komunikasi dengan pemerintah daerah, kata beliau, terus dilakukan agar kesempatan bagi guru PAI untuk memperoleh sertifikasi dapat lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Akhmad Buhaiti juga memperkenalkan kembali konsep Ekoteologi dan Kurikulum Cinta, sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam implementasi pembelajaran PAI. Beliau mengajak seluruh guru PAI lulusan PPG untuk menanam satu pohon di lingkungan sekolah atau rumah sebagai simbol penerapan konsep ekoteologi, sebuah ikhtiar merawat bumi dan bersedekah udara. Ajakan tersebut disambut antusias dan disetujui oleh seluruh peserta.

Selain pembinaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan sertifikat PPG yang dipandu oleh para pegawai Seksi PAIS, dilanjutkan dengan penjelasan teknis pemenuhan beban jam mengajar oleh operator SIAGA. Acara diakhiri dengan musafahah (salam-salaman) antara para guru PAI dengan Kepala Seksi PAIS dan seluruh jajaran, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Melalui kegiatan ini, Seksi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya berharap agar guru PAI yang telah tersertifikasi semakin percaya diri, berdaya guna, dan menjadi teladan dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkarakter, berempati, dan berwawasan lingkungan.

Minggu, 09 November 2025

Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Raih Prestasi di Pentas PAI SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025

 
Kabupaten Tasikmalaya, 8 November 2025, Kabar membanggakan datang dari ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Kampus 2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kontingen Kabupaten Tasikmalaya berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang beberapa kategori juara dalam kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut. Adapun raihan prestasi yang diperoleh yaitu: Juara 2 MTQ Putri, Juara 2 Pidato Putra, Juara 2 Content Creator, Juara Harapan 2 Pidato Putri, Juara Harapan 2 MTQ Putra.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi para peserta didik serta guru pendamping yang telah mempersiapkan diri dengan penuh semangat sejak seleksi tingkat kabupaten. Prestasi ini juga merupakan hasil dari kolaborasi antara Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, MGMP PAI SMK, dan seluruh pihak sekolah yang senantiasa mendukung kegiatan pembinaan dan pengembangan kompetensi peserta didik.

Kepala Seksi PAIS Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kualitas peserta didik, tetapi juga mencerminkan semangat para guru PAI yang senantiasa mendampingi dan membimbing dengan penuh dedikasi. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru pembimbing yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Seksi PAIS memberikan semangat dan dorongan agar tetap berjuang dan terus meningkatkan kemampuan. Kegagalan hari ini bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses belajar untuk menjadi lebih baik. Masih banyak kesempatan lain untuk menunjukkan potensi terbaik dalam ajang-ajang berikutnya.

Hal ini sejalan dengan pesan Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I., saat pelepasan kontingen sehari sebelumnya, bahwa yang terpenting bukan hanya hasil akhir atau prestasi, tetapi bagaimana peserta berproses, berjuang, dan memberikan penampilan terbaik dengan semangat kejujuran dan sportivitas.

Dengan semangat tersebut, Seksi PAIS berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru PAI di Kabupaten Tasikmalaya untuk terus berinovasi, berkompetisi secara sehat, dan menebarkan nilai-nilai Islam yang berakhlak mulia di setiap langkah perjuangan.

Jumat, 07 November 2025

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Lepas Kontingen PENTAS PAI SMK Provinsi Jawa Barat 2025

 

Kabupaten Tasikmalaya, 7 November 2025, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menggelar acara pelepasan peserta Kontingen Kabupaten Tasikmalaya dalam ajang Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, bertempat Gedung PGM Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya.

Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si, beserta jajaran pegawai Seksi PAIS, pengurus MGMP PAI SMK Kabupaten Tasikmalaya, dan 25 peserta kontingen Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan para juara Pentas PAI tingkat kabupaten.

Para peserta yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, di antaranya MTQ Putra dan Putri, Pidato PAI Putra dan Putri, Nasyid Acapella, Hadroh, Olimpiade PAI, Content Creator, serta Debat PAI. Mereka merupakan putra-putri terbaik dari berbagai SMK di Kabupaten Tasikmalaya yang siap berlaga membawa nama baik daerah pada ajang tingkat provinsi yang akan diselenggarakan di Kampus 2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Asep Barhia, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik. Ia menilai bahwa momen pelepasan ini merupakan bentuk penghargaan atas proses panjang yang telah dilalui para peserta sejak ajang tingkat kabupaten hingga terpilih menjadi perwakilan di tingkat provinsi. Selain menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan kejujuran, ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) turut memberikan dukungan sebagai bentuk apresiasi dan dorongan moral bagi para peserta. Ia berharap, dengan semangat dan doa bersama, seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik pada ajang provinsi. Setelah memberikan arahannya, beliau secara resmi melepas kontingen Kabupaten Tasikmalaya dengan pembacaan basmallah bersama.

Sementara itu, Kepala Seksi PAIS, Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa Pentas PAI bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wahana penguatan nilai-nilai keagamaan dan sarana pembentukan karakter siswa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan nama baik daerah selama pelaksanaan kegiatan, serta menyampaikan harapan agar kontingen Kabupaten Tasikmalaya dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan untuk Jawa Barat.

Acara diakhiri dengan doa bersama serta sesi foto antara jajaran Kemenag Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh peserta kontingen sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual sebelum keberangkatan menuju arena PENTAS PAI SMK Provinsi Jawa Barat 2025 di Kampus 2 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.


Senin, 04 Agustus 2025

Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Terbitkan Himbauan Penguatan Literasi Al-Qur’an dan Ekoteologi untuk GPAI

Kabupaten Tasikmalaya – Dalam rangka mendukung program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menerbitkan surat himbauan kepada seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) se-Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 4 Agustus 2025. Himbauan ini menekankan dua program strategis yaitu penguatan literasi Al-Qur’an dan implementasi ekoteologi di lingkungan sekolah.

Surat bernomor B-5031/Kk.10.06/1/HM.00/VIII/2025 tersebut diterbitkan atas arahan langsung dari Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Dr. H. Akhmad Buhaiti, S.Ag., M.Si., sebagai bentuk komitmen kuat Seksi PAIS dalam mendorong GPAI menjadi agen perubahan di lingkungan pendidikan dan bentuk tindak lanjut program nasional “Tuntas Baca Tulis Al-Qur’an” serta mendukung penguatan nilai-nilai ekoteologi sebagai bagian dari Asta Protas Kementerian Agama.

Dalam himbauannya, Guru PAI diharapkan mengambil peran aktif sebagai motor penggerak perubahan, baik dalam aspek religiusitas maupun kepedulian terhadap lingkungan. Terdapat lima poin utama yang ditekankan dalam surat tersebut, yaitu:

1. Menjadi penggerak dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah;

2. Menginisiasi gerakan penanaman pohon atau bunga di lingkungan sekolah;

3. Membiasakan kegiatan Shalat Dhuha dan tadarus Al-Qur’an setiap pagi, dengan penekanan pada surat Al-Mulk;

4. Memberikan edukasi komprehensif kepada siswa tentang pentingnya memandang alam sebagai mitra kehidupan, bukan semata objek eksploitasi;

5. Aktif menjadi pegiat ekoteologi serta memanfaatkan media sosial untuk menyuarakan pentingnya menjaga trilogi kerukunan: kerukunan antarumat beragama, kerukunan dengan alam, dan kerukunan dengan Tuhan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Agama untuk menjadikan pendidikan agama sebagai pondasi pembentukan karakter siswa yang religius, toleran, dan cinta lingkungan. Melalui peran aktif Guru PAI, diharapkan lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan nilai dan praktik kehidupan yang berkelanjutan.

Dr. Akhmad Buhaiti menjelaskan bahwa ekoteologi bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi mencakup dimensi kosmologis yang lebih mendalam. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap konsep ekoteologi harus dimulai dari kesadaran kosmologis yang memandang alam semesta sebagai satu kesatuan ciptaan Tuhan.

“Kosmologi mewujudkan ekoteologi, sehingga etika dan pembiasaan terbangun melalui peran logos dan hakekatnya semua itu dikarenakan peran teologi,” terang beliau.

Dengan diterbitkannya himbauan ini, diharapkan seluruh GPAI dapat berkontribusi aktif, tidak hanya sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan lingkungan di tengah masyarakat. Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang tidak hanya religius dan moderat, tetapi juga ekologis dan berkelanjutan.

Tembusan surat tersebut juga ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat wilayah XII sebagai bentuk koordinasi dan sinergi lintas lembaga dalam mendukung pelaksanaan program prioritas ini.


Surat himbauan dapat didownload di sini 

Popular Posts